Awal mula Sejarah Sepak Bola di Inggris

Awal mula Sejarah Sepak Bola di Inggris berawal dari kota London

Seperti yang kita ketahui diartikel Sejarah Sepak Bola Dunia dan Indonesia, di Negara Inggris tepatnya di kota London perkembangan olah raga sepak bola modern dimulai. Awal mula sejarah sepak bola di Inggris dimulai sejak abad ke-13 (tigabelas) ketika masyarakat Inggris menjadikan sepak bola sebagai olah raga yang popular.

Raja Edward II dari Inggris pernah menghapus olah raga sepak bola dan ingin menjadikan olah raga panahan. Keputusan tersebut mendapat proses dari masyarakat di Inggris karena olah raga sepak bola dinilai lebih menyenangkan ketimbang olah raga memanah. Bahkan anak dari Raja Edward II, pernah membuat perintah akan memberikan hukuman penggal untuk siapapun yang melanggar peraturan tersebut.

Catatan sejarah lain menunjukkan bahwa pada abad ke-11 (sebelas) permainan sepak bola di Inggris dilakukan dengan brutal dan tanpa aturan yang tertata dengan benar sehingga pada tahun 1314 Raja Edward II melarang olah raga sepak bola. Raja Edward II mengganggap sepak bola sebagai olah raga yang haram dimainkan karena sang raja ingin rakyatnya lebih focus berlatih militer dikala itu Inggris bakal berperang dengan Skotlandia.

Kebijakan tersebut lantas diteruskan oleh anaknya Raja Edward III yang juga memiliki latar belakang dunia militer yang sangat kuat. Pada tahun 1365 Raja Edward III Inggris melarang olah raga sepak bola dimainkan karena menimbulkan banyak sekali kekerasan yang sangat brutal. Akan tetapi pada tahun 1369, Raja Edward III mencabut larangan tersebut dan kembali mengizinkan olah raga sepak bola dimainkan.

Ilustrasi Raja Edward III

Ilustrasi Raja Edward III

Larangan sepak bola pun terus dilanjutkan oleh raja-raja setelahnya mulai dari Raja Richard II, Raja Henry IV dan anaknya Raja Henry V. Sepak bola lantas dilarang juga oleh Raja James I dari Skotlandia dan bahkan oleh Ratu Elizabeth I dari Inggris. Ratu Elizabeth I menetapkan hukuman terhadap rakyatnya yang bermain sepak bola, seperti di penjara mau pun dikucilkan dari gereja. Pada abad ke-17 larangan itu kian meningkat bukan hanya dari pemain yang dihukum akan tetapi hukuman juga berlaku bagi penonton.

Sejarah Sepak Bola modern di Inggris

Di Negara Inggris, sepak bola merupakan olah raga nasional yang memiliki penggemar terbanyak. Pada tahun 1815 sebuah perkembangan pesat yang menjadikan sepak bola kembali terkenal di lingkungan sekolah, universitas dan diberbagai wilayah di Inggris.

Kelahiran kembali olah raga sepak bola modern terjadi di Freemason Tavern Inggris pada tahun 1863 ketika 11 (sebelas) sekolah dan klub semuanya berkumpul untuk merumuskan aturan-aturan yang sah dalam permainan sepak bola. Untuk peraturan modern tersebut berpengaruh besar terhadap perkembangan aturan permainan sepak bola hingga saat ini. Pada tahun inilah Assosiasi Sepak Bola FA yang bertempat di London terbentuk.

Inggris saat ini memiliki kurang lebih 40.000 (empat puluh ribu) klub-klub sepak bola di berbagai divisi dan ini membuat Negara Inggris sebagai Negara dengan klub sepak bola terbanyak. Ini sesuai pemberitaan dari FIFA yang dilakukan pada tahun 2006.

Negara Inggris dianggap sebagai Negara tempat kelahiran permainan sepak bola dikarenakan pada sejarah klub sepak bola Sheffield FC yang menjadi klub tertua di dunia yang berasal dari Inggris. Selain itu di Inggris juga menjadi tempat The Football Association atau yang lebih kita kenal sebagai FA yang menjadi badan pengatur sepak bola tertua di dunia, liga nasional tertua, tim nasional pertama serta kompetisi yang memiliki sistem gugur nasional tertua.

Saat ini Liga domestik Inggris merupakan salah satu dari liga-liga olah raga terkaya dan terpopuler di dunia, serta menjadi rumah bagi klub-klub sepak bola paling terkenal di dunia.

Melihat sejarah beberapa nama klub-klub unik asal Inggris

Secara global di Negara Inggris memiliki kebiasaan membangun sebuah klub sepak bola dengan nama kota atau kampong dan di ikuti oleh sebuah katanya memiliki arti persatuan atau perkumpulan kemudian diakhiri dengan singkatan FC yang artinya Football Club.

Hampir sama dengan di Negara kita Indonesia, beberapa nama yang kita temukan dari klub-klub asal Inggris seperti Manchester United Football Club, Manchester City Football Club, Chelsea Football Club, Liverpool Football Club, Tottenham Hotspur Football Club, Everton Football Club dan masih banyak klub-klub lainnya yang menggunakan singkatan FC pada akhir nama klubnya.

Diantara klub-klub sepak bola di Inggris, ada 26 klub yang memiliki nama kota atau nama tempat yang di ikuti dengan kata Football Club (F.C) atau Association Football Club (A.F.C).

Nama yang umum adalah nama tempat yang diikuti dengan kata United (14 klub), kemudian diikuti dengan kata City (13 klub) dan Town (10 klub).
Selain nama-nama umum di atas, ada empat klub yang memiliki nama akhir Albion, empat klub dengan nama Rovers, tiga Athletic, tiga County, tiga Wanderers dan masing-masing satu dari Alexandra, Argyle, Dons, Forest, Hotspur, North End, Orient, Rangers, Stanley, Villa dan Wednesday.

Ketika beberapa nama bisa dijelaskan, seperti “City”, “United”, “Town”, “County”, dan “Athletic”, beberapa nama memang masih menimbulkan pertanyaan. Maka dari itu, kita akan membahasnya di bawah ini.

Nama “Wanderers”, misalnya. Nama ini berasal dari Wanderers Football Club, klub amatir yang berbasis di Battersea, London, pada 1860-an dan 1870-an. Klub ini memenangkan Piala FA pertama pada 1872 dan memenangkan total empat Piala FA. Klub inilah yang menjadi pengaruh bagi tiga lub lain yang juga menggunakan nama “Wanderers”.

Kemudian ada “Rovers” yang sebenarnya tidak memiliki arti nama yang jelas. Namun, nama “Rovers” dianggap memiliki arti yang sama dengan Wanderers, yaitu para penjelajah, sama seperti istilah “rover” yang digunakan untuk eksplorasi tata surya oleh NASA (Lunar Rover dan Mars Rover). Kedua istilah ini (Rovers dan Wanderers) memang memiliki akar budaya dari beberapa klub amatir pertama di Inggris, kemungkinan karena sifat mereka sebagai penjelajah yang menyebarkan sepak bola ke seluruh penjuru negeri di Inggris.

“Albion” adalah nama atau sebutan paling tua dari pulau Britania Raya. Sekarang ini istilah “Albion” masih digunakan secara puitis untuk menyebut nama pulau tersebut. Jika diartikan lebih jauh, “Albion” berarti “dunia” dalam Keltik kuno dan “putih” dalam Latin, Yunani kuno, dan Romawi kuno, yang mereferensikan tebing putih di Dover. Albion inilah yang mereferensikan akar Britania pada tiga klub yang menggunakan namanya.

Nama klub besar Inggris lainnya Tottenham Hotspur berasal dari prajurit pada abad ke-14, Sir Henry Percy, yang juga dikenal dengan nama Harry Hotspur. Hotspur adalah pemiliki beberapa lahan di sekitar wilayah Tottenham. Ia juga terkenal karena memiliki jiwa ksatria dan sudah disetarakan dengan model perjuangan yang menjadi jiwa kesebelasan. Motto Spurs, seperti yang bisa kita ketahui, adalah “Audere es Facere” yang berarti “berani bertindak” (to dare is to do).

Klub Sheffield Wednesday lebih dikenal dengan nama Wednesday Football Club sampai 1929. Nama tersebut diinspirasi oleh Wednesday Cricket Club yang selalu bermain setiap Hari Rabu. Klub sepakbola kemudian didirikan agar para pemain kriket bisa tetap fit selama musim dingin. Dahulu memang hal yang biasa jika atlet bermain kriket di musim panas dan sepak bola di musim dingin.

Nama klub Nottingham Forest beserta logonya yang mengandung gambar pohon, ternyata tidak diinspirasi dari Hutan Sherwood (Sherwood Forest) yang menjadi asal cerita rakyat Robin Hood. Nama ini ternyata berasal dari nama Forest Recreational Ground yang merupakan markas klub ini saat pertama kali dibentuk pada 1865.

Selanjutnya kita bahas mengenai nama Crewe Alexandra. Nama Alexandra adalah atribut dari Ratu Alexandra. Namun, beberapa sumber juga menyebutkan bahwa nama ini diinspirasi dari nama pub setempat yang dijadikan tempat berkumpul pertama kali para pencetus klub asal Crewe ini.
Nama Plymouth Argyle awalnya bernama Argyle Football Club. Asal dari kata “Argyle” tidak jelas. Kemungkinan diambil dari nama Argyle Street yang menjadi tempat para pencetus kesebelasan ini bertemu untuk pertama kalinya. Atau bisa jadi karena para pencetus itu mengagumi kelompok Argyle and Sutherland Highlanders yang berasal dari area tempat tinggal mereka.

Terakhir, ada nama yang cukup unik, yaitu Accrington Stanley. Awalnya kesebelasan ini bernama Accrington Football Club, yang merupakan satu dari 12 anggota pencetus Football League pada 1888. Kesebelasan ini kemudian bangkrut karena masalah keuangan dan digantikan kesebelasan bernama Stanley Villa yang terinspirasi dari nama jalan (Stanley Street) yang menjadi markas kesebelasan. Nama ini kemudian berubah menjadi Accrington Stanley untuk menghormati sejarah kesebelasan yang mempelopori Football League.

Sejarah Premier League Inggris

Sebelum kita membahasa tentang sejarah Premier League Inggris, mari kita saksikan video cuplikan keseruan Liga Inggris berikut ini :

1. Sebelumnya tahun 1992, Premier League masih bernama The Football League

Sejarah Premier League telah berjalan sekitar 25 tahun lalu sejak kick-off pertama pada 15 Agustus 1992. Mengingat Inggris sudah bermain sepak bola sangat lama, La Liga sudah ada sejak 1929 dan Serie A sudah lebih dari satu abad, jadi apakah Inggris sebenarnya kalah tua dari dua rival negaranya ini?

Jawabannya Tentu Tidak, sebelum Premier League didirikan sebagai divisi utama Inggris mereka sudah punya liga yang dikenal dengan nama, Football League yang sudah berdiri sejak 1888. Format liga piramida dimulai dari divisi satu hingga empat di mana semua klub Inggris yang berpartisipasi.

Pendiri The Football League, William McGregor mengatakan kepada semua klub dan mencari sistem di mana mereka bisa memutuskan jadwal pertandingan dan memiliki beberapa kemiripan dengan olahraga pada umumnya. Pertemuan pertama mereka terjadi sebelum Final FA Cup pada 2 Maret 1888. Bulan berikutnya Football League terbentuk.

2. Perubahan Sistem

Premier League dibuat bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi The Football League pada akhir tahun 1980-an. Walau sepak bola Inggris mendapat kesuksesan besar, tetapi tahun 80-an menjadi titik paling rendah. Kualitas sepak bola Inggris jauh dari apa yang kita lihat saat ini dan membutuhkan perubahan.

Fans menderita karena hooliganisme dan vandalisme yang marak, kualitas stadion yang jelek dan terjadinya bencana Hillsborough serta larangan lima tahun berkompetisi di Eropa karena bencana Stadion Heysel 1985 maka tatanan baru diperlukan.

Liga Inggris juga kalah jauh dari Spanyol dan Italia dalam hal pendapatan dan kehadiran penonton di stadion. Sekitar tahun 1988, 10 klub divisi utama mengancam untuk memisahkan diri dan membentuk super liga, tetapi tidak jadi karena munculnya kesepakatan-kesepakatan baru.

3. Tidak ada Premier League tanpa FA

Uang tampaknya selalu menjadi daya tarik besar. Klub papan atas Inggris ingin melepaskan diri dari The Football League agar lebih bisa menikmati popularitas dan keuntungan yang lebih besar, tetapi ada halangan pada rencana mereka ini. Mereka terutama yang berada di lima besar sadar tidak akan punya kredibilitas tanpa dukungan liga yang sudah tua dan melihat tidak ada jalan untuk bergerak ke depan.

Pada saat itu hubungan FA dengan Football League tak baik, Vice Chairman klub Arsenal David Dien mulai mendekati FA untuk mendapat dukungan dan Dein melihat kesempatan untuk memanaskan suasana. Dia membujuk FA agar mendukung mereka membuat liga baru dan rencananya berjalan dengan baik, FA merasa ini cara yang tepat untuk meruntuhkan status liga sebelumnya. FA malah setuju liga baru menggunakan nama mereka. maka dari sana lah Premier League tercipta.

Liga-liga di Negara Inggris terbagi kedalam beberapa kategori sebagai berikut :
  1. Premier League atau yang biasanya kita sebut dengan Liga Inggris mulai terbentuk pada tahun 1992-1993 karena ketidakpuasan klub-klub besar Inggris pada saat ini yang sebelumnya bermain pada kompetisi The Football League. Akan tetapi hubungan antara kompetisi Premier League dengan Kompetisi The Football League tetap berjalan dan pada setiap akhir musim tiga klub terbawah yang terdegradasi dari Premier League akan diganti dengan tiga klub teratas dari Championship League.
  2. The Football League adalah kompetisi liga sepak bola tingkat teratas di Inggris sampai tahun 1991 dan tercatat sebagai kompetisi liga nasional tertua di dunia. Saat ini Football League diikuti oleh 72 klub yang berjalan di 3 divisi yaitu League Championship, League One dan League Two dan pada setiao divisi nya diikuti oleh 24 klub. Untuk sistem promosi dan degradasi juga diberlakukan oleh 3 divisi tersebut.
  3. Football Conference lebih dikenal sebagai Sepak Bola Non Liga karena mengacu pada klub-klub di luar The Football League. Sebagian besar klub di level ini adalah klub profesional dan sebagian lainnya semi profesional.
  4. Amateur League atau Liga Amatir diwakili oleh Aliansi Sepak Bola Amatir (AFA) yang terorganisir dan sangat kuat di London. AFA juga di anggap sebagai perwakilan FA di daerah dan menjadi pengatur liga daerah.
  5. Premier Reverse League merupakan Liga tingkat teratas dari liga profesional tim cadangan yang dibentuk pada tahun 1999. Kemudian Liga Premier tim cadangan ini dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu selatan dan utara dengan masing-masing peserta sebanyak 10 tim.
  6. Premier Academy League yang dibentuk pada tahun 1997 diikuti oleh semua klub baik dari Premier League mau pun The Football League yang memiliki akademi pemain muda. Liga Akademi saat ini sudah diikuti oleh 40klub dan dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing 10 tim. Para pemenang dari setiap kelompok di akhir musim akan bertanding di babak play-off untuk menentukan Juara Liga.
  7. Football League Youth Alliance yang merupakan Aliansi Liga sepak bola pemuda yang juga didirikan pada tahun 1997. Saat ini liga tersebut sudah memiliki 58 klub dan dibagi menjadi 4 liga konferensi regional dan juga mengoperasikan Piala Aliansi Pemuda Tahunan.

Awal mula Piala FA atau FA Cup

The Football Association atau FA adalah salah satu anggota UEFA dan FIFA dan memegang kedudukan selamanya di International Football Assosiation Board. Seluruh klub profesional Inggris merupakan anggota dari The Football Association dan FA juga bertanggung jawab untuk perjanjian manajemen dari Tim Nasional Pria Inggris dan Tim Nasional Wanita Inggris. FA juga memiliki hak penuh atas perjanjian dari ketua Liga serta berhak mengubah aturan apapun dalam liga. The Football Association bergabung dengan FIFA pada tahun 1905 dan bergabung dengan UEFA pada tahun 1954.

Logo FA Cup

Logo FA Cup

Untuk meramaikan kota London, maka FA membuat sebuah kompetisi yang diberi nama FA Cup atau yang biasa kita sebut dengan Piala FA. Pertandingan yang digelar di Kenington Oval pada tahun 1871-1872 ini mempertemukan dua klub amatir yaitu Wanderers vs Clapham Rovers.

Pada Tahun 1879 berdiri Fulham St Andrews Church Sunday School FC yang kini lebih dikenal dengan nama Fulham. Klub ini menjadi klub professional pertama yang berdiri di London dan di ikuti oleh Leyton Orient, Tottenham Hotspur, Queens Park Rangers, Millwall, Bernet, Brentford, Wimbeldon dan Woolwich Arsenal yang kini berubah nama menjadi Arsenal pada tahun 1880-an. Sementara itu klub Chelsea, Charlton Athletic, Crystal Palace dan Thames Ironworks yang berubah nama menjadi West Ham United baru bergabung pada tahun 1900-an.

Bergulir The Football League pada bulan Maret 1888 membuat banyak tim asal London berdiri. Namun pada musim tersebut tim asal London gagal membawa gelar juara karena dimenangkan oleh klub Preston North End asal kota Lancashire. Pada musim 1904, Woolwich Arsenal menjadi klub London pertama yang sempat menduduki puncak klasmen meski di akhir musim juara direbut oleh The Wednesday asal kota Sheffield. Pada Musim 1907 girilan Chelsea yang gagal juara setelah sempat memuncaki klasmen akan tetapi gelar juara harus diberikan kepada Newcastle United.

Pada tahun 1915-1919, Football League vakuum akibat perang dunia. Banyaknya pemain yang diharuskan berpartisipasi ke dunia militer yang membuat liga terhenti. Pada musim 1919-1920, liga dimulai lagi dengan menghasilkan West Bromwich Albion sebagai juara. Sedangkan Chelsea hanya mampu finis di peringkat ke empat, menjadikan musim tersebut sebagai yang tersukses bagi mereka sejak mereka bergabung di Football League.

Sukses besar ditorehkan Arsenal pada era 1930-an. Mereka sukses menjadi juara sebanyak lima kali dalam sepuluh musim. Pada awal musim 1939-1940, London menempatkan lima wakil di antara 22 kesebelasan Football League. Mereka adalah Arsenal, Chelsea, West Ham, Charlton Athletic, dan Brentford. Namun pada pertengahan musim tersebut, liga terpaksa ditunda lagi akibat perang dunia kedua. Liga dilanjutkan pada musim 1946-1947, namun Brentford terpaksa turun ke divisi dua.

Tapi jika dihitung dari kesuksesan yang sudah dihasilkan oleh kesebelasan suatu kota, tim asal London kalah dibandingkan tim asal kota Manchester. Mungkin, ada baiknya kita cukup menyebut London sebagai awal mula sejarah sepak bola di Inggris, bukan sebagai kiblat sepakbola dunia.

Sejarah Boxing Day Sepak Bola Inggris

Sepak bola Inggris memang selalu memiliki sisi menarik. Ketika hampir semua kompetisi di Eropa sedang beristirahat untuk libur Natal, liga di negara Inggris itu justru tetap menggelar laga yang dinamakan Boxing Day.

Boxing Day sebenarnya adalah hari libur sehari setelah Natal yang dirayakan di Inggris, Australia, Selandia Baru, Kanada dan Negara Persemakmuran Inggris lainnya. Perayaan tersebut ditetapkan Ratu Victoria pada abad ke-19.

Boxing Day awalnya digelar para majikan untuk para pegawainya, yang telah bekerja keras hingga Natal datang. Para pegawai itu mendapat hari libur pada 26 Desember sambil diberi kado oleh sang majikan yang diletakkan dalam sebuah kotak (Box). Itulah mengapa istilah Boxing Day muncul di kalangan masyarakat Inggris. Tradisi tersebut tetap dipertahankan hingga saat ini. Namun bedanya, saat ini mereka mengadakan perayaan tersebut untuk semua golongan, etnis, warna kulit, dan tanpa membedakan status sosial.

Sejarah Boxing Day

Sejarah Boxing Day

Hal tersebut berlanjut hingga ke dunia sepak bola di Inggris. Walau tidak memberikan hadiah, pertandingan sengaja digelar untuk menghibur masyarakat Inggris yang sedang menikmati liburan Natal.

Para pemain dan pelatih klub-klub Premier League tentunya agak sinis menjalani regulasi tersebut. Mereka harus tetap bekerja disaat seharusnya menikmati suasana libur bersama keluarga. Salah satu yang mengeluhkan jadwal boxing day tersebut adalah pelatih Chelsea saat ini Antonio Conte. “Kami harus bermain saat periode Natal. Para pemain dan pelatih sangat lelah, karena jadwal padat ini sebenarnya dimulai pada bulan November sampai akhir Januari. Anda bermain setiap tiga hari, terutama jika Anda terlibat di semua kompetisi,” tutur Conte.

Untuk menyiasati hal tersebut, Federasi Sepak bola Inggris (FA) sedikit memberikan kelonggaran dengan menetapkan pertandingan yang digelar harus antara tim satu kota atau tim yang tidak berjauhan jaraknya. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir rasa lelah para pemain dan pelatih, serta memudahkan para penggemar klub datang ke stadion menyaksikan tim kesayangannya bertanding. Perlu diketahui, Boxing Day di Inggris tak hanya terjadi di dunia sepak bola, tetapi juga di olah raga Cricket, Rugby dan Balap Kuda.

Profil Lengkap Timnas Inggris Piala Dunia 2018

Skuad Tim Nasional Inggris hanya sekali menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1966 saat menjadi tuan rumah. Bandingkan dengan negara-negara kuat lain seperti Brasil, Jerman atau Italia yang sukses merebut lima dan empat trofi di ajang paling bergengsi di dunia pesepak bolaan. Berikut info lengkap Tim Nasional Inggris di ajang Piala Dunia.

Profil Tim Nasional Inggris

Profil Tim Nasional Inggris

  • Total Tampil di Piala Dunia : 14 kali
  • Babak Penyisihan : 14 kali
  • Semifinal : 2 kali
  • Final : 1 kali
  • Juara : 1 kali
Pelatih Inggris : Gareth Southgate

Pelatih Tim Nasional Inggris saat ini Gareth Southgate menggantikan Sam Allardyce sebagai pelatih sementara Inggris pada bulan september 2018 sebelum akhirnya secara resmi mendapat kendali penuh atas skuad tim nasional Inggris pada 30 November 2016.

Southgate merupakan mantan pemain tim nasional Inggris yang berposisi sebagai pemain belakang dan ia juga merupakan bagian dari tim nasional Inggris yang tampil 2 kali dalam ajang Piala Dunia 1998 di Prancis dan 2002 di Korea Selatan & Jepang. Southgate berhasil mengantarkan negaranya lolos ke Piala Dunia dengan menjadi juara di Grup F pada babak kualifikasi.

Pemain Bintang : Harry Kane

Pemain dari klub Tottenham Hotspurs menjadi pemain kunci di timnas masing masing. Kane dipuji sebagai pemain muda yang komplit oleh Zidane, Kane kini mapan sebagai salah satu striker paling tajam di dunia. Ia sangat produktif dalam mencetak gol dan pada babak kualifikasi, Kane membantu Inggris lewat 5 (lima) gol dalam 6 (enam) kali penampilan.

Skuad Tim Nasional Inggris di Piala Dunia 2018

Pensiunnya pemain paling berpengalaman seperti Steven Gerrard, Frank Lampard dan Wayne Rooney telah membuka jalan bagi pemain-pemain muda untuk unjuk gigi di tim nasional Inggris.

Dele Alli, Ross Barkley, Raheem Sterling, Marcus Rashford dan Harry Kane tampil menjadi tulang punggung Inggris di ajang Piala Dunia Russia 2018 nantinya. Mereka sekaligus merupakan gambaran betapa dahsyatnya tim ini saat melakukan peyerangan. Sementara di belakang mereka memiliki pemain-pemain tak kalah berkualitas di dalam diri John Stones, Kyle Walker dan Danny Rose.

TimNas Inggris pada Kualifikasi Piala Dunia 2018

TimNas Inggris pada Kualifikasi Piala Dunia 2018

Demikianlah artikel awal mula sejarah sepak bola di Inggris, semoga artikel sejarah sepak bola ini dapat menambah pengetahuan para pecinta bola di tanah air.

Terima Kasih dan Salam JASAPREDIKSI.

Tinggalkan Balasan